keenresume
  1. Beranda
  2. Contoh CV
  3. Sales
  4. Agen properti

Contoh CV agen properti

CV satu halaman untuk agen atau marketing properti. Unit terjual, nilai transaksi, dan konversi prospek menjadi bukti utama.

Contoh CV Agen properti, halaman 1 dari 1Kevin TanotoMarketing Propertikevin.tanoto@example.com · +62 812 5550 6135 · Tangerang Selatan, BantenRingkasanMarketing properti dengan pengalaman lima tahun di developer perumahan dan kantor agen properti.Menjual 48 unit rumah dan ruko senilai Rp 62 miliar dalam tiga tahun terakhir. Terbiasa mengelola prospekdari iklan digital, pameran, dan referral, serta mendampingi pembeli sampai akad KPR.Pengalaman KerjaSenior Marketing PropertiMar 2023 – SekarangPT Graha Asri Development · Tangerang Selatan•Menjual 32 unit rumah senilai Rp 41 miliar; peringkat 1 dari 12 marketing tahun 2025.•Menaikkan konversi prospek digital menjadi kunjungan dari 8% menjadi 15% dengan respons WhatsAppdi bawah 10 menit.•Mendampingi 25 pembeli dalam proses KPR dengan 4 bank; 92% disetujui.Agen PropertiJun 2021 – Feb 2023Kantor Agen Properti Rumah Kita · Tangerang•Mengelola 60 listing jual dan sewa, menutup 16 transaksi senilai Rp 21 miliar.•Membangun jaringan 200 kontak pemilik dan calon pembeli lewat komunitas dan media sosial.PendidikanS1 Manajemen2016 – 2020Universitas Bina Nusantara · JakartaSertifikasiSertifikasi Broker Properti2022BNSP melalui LSP Broker PropertiKeahlianPenjualan properti · Pengelolaan listing · Iklan digital dan portal properti · Pendampingan KPR · Negosiasi ·Open house dan pameran · CRM · Fotografi properti dasarBahasaBahasa Indonesia Bahasa ibu · Bahasa Inggris Profesional · Bahasa Mandarin Menengah
Agen propertiPakai contoh ini

Yang dicari perekrut

  • Transaksi: jumlah unit dan nilai penjualan.
  • Peringkat: posisi di antara tim marketing.
  • Prospek: sumber prospek dan tingkat konversi.
  • KPR: pengalaman mendampingi pembeli dan bekerja sama dengan bank.
  • Jaringan: komunitas, referral, listing.

Menulis ringkasan

Lama pengalaman, jenis properti, unit dan nilai transaksi, dan cara Anda mendapatkan prospek.

Ringkasan di contoh ini

Marketing properti dengan pengalaman lima tahun di developer perumahan dan kantor agen properti. Menjual 48 unit rumah dan ruko senilai Rp 62 miliar dalam tiga tahun terakhir. Terbiasa mengelola prospek dari iklan digital, pameran, dan referral, serta mendampingi pembeli sampai akad KPR.

Dari sales lain ke properti

Sales otomotif dengan pengalaman empat tahun, rata-rata menjual 8 mobil per bulan dan terbiasa mendampingi pembeli dalam proses kredit. Ingin beralih ke penjualan properti di developer perumahan.

Poin yang efektif

Kalimat kuat untuk posisi ini, di luar yang ada di contoh. Tiru bentuknya dan masukkan angka Anda sendiri.

  • Menjual 12 unit ruko dalam 3 bulan peluncuran klaster baru.
  • Menghasilkan 400 prospek per bulan dari iklan media sosial dengan biaya per prospek Rp 35.000.
  • Mengadakan 10 open house per tahun dengan rata-rata 50 pengunjung.
  • Menutup 30% transaksi dari referral pembeli sebelumnya.
  • Menegosiasikan harga sewa gudang dengan nilai kontrak Rp 1,8 miliar.
  • Mendampingi 3 marketing baru hingga menutup transaksi pertama.
  • Menjaga waktu respons prospek rata-rata di bawah 10 menit selama 2 tahun.
  • Menjual 5 unit di pameran properti dalam satu minggu.

Keahlian yang perlu dicantumkan

Hard skill

  • Penjualan properti
  • Pengelolaan listing
  • Iklan digital
  • Pendampingan KPR
  • Negosiasi
  • CRM
  • Pengetahuan legalitas properti dasar

Soft skill

  • Persuasif
  • Gigih
  • Membangun relasi
  • Jujur
  • Manajemen waktu

Sertifikasi dan lisensi yang layak dicantumkan

  • Sertifikasi Broker Properti BNSP: bukti kompetensi resmi.
  • Pelatihan pemasaran digital: penting karena banyak prospek datang dari online.
  • Pelatihan KPR dan legalitas properti: membantu mendampingi pembeli.

Panjang dan format

Satu halaman. Pengalaman dengan angka transaksi di atas, lalu pendidikan, sertifikasi, dan keahlian.

Kesalahan umum

  • Tidak menyebut jumlah unit dan nilai transaksi.
  • Menulis “aktif mencari pembeli” tanpa hasil.
  • Mencantumkan data pribadi pembeli.
  • Tidak menyebut sumber prospek dan konversinya.

Tanya jawab

Apa yang paling penting di CV agen properti?

Jumlah unit terjual, nilai transaksi, dan peringkat. Lalu cara Anda mendapatkan dan mengonversi prospek.

Perlukah sertifikasi broker?

Tidak selalu wajib, tetapi sertifikasi BNSP menambah kepercayaan, terutama di kantor agen properti.

Bagaimana menulis komisi atau penghasilan?

Tidak perlu di CV. Fokus pada nilai transaksi dan jumlah unit.

Contoh terkait

Semua contoh Sales

Semua contoh CV