Contoh CV agen properti
CV satu halaman untuk agen atau marketing properti. Unit terjual, nilai transaksi, dan konversi prospek menjadi bukti utama.
Yang dicari perekrut
- Transaksi: jumlah unit dan nilai penjualan.
- Peringkat: posisi di antara tim marketing.
- Prospek: sumber prospek dan tingkat konversi.
- KPR: pengalaman mendampingi pembeli dan bekerja sama dengan bank.
- Jaringan: komunitas, referral, listing.
Menulis ringkasan
Lama pengalaman, jenis properti, unit dan nilai transaksi, dan cara Anda mendapatkan prospek.
Marketing properti dengan pengalaman lima tahun di developer perumahan dan kantor agen properti. Menjual 48 unit rumah dan ruko senilai Rp 62 miliar dalam tiga tahun terakhir. Terbiasa mengelola prospek dari iklan digital, pameran, dan referral, serta mendampingi pembeli sampai akad KPR.
Dari sales lain ke properti
Sales otomotif dengan pengalaman empat tahun, rata-rata menjual 8 mobil per bulan dan terbiasa mendampingi pembeli dalam proses kredit. Ingin beralih ke penjualan properti di developer perumahan.
Poin yang efektif
Kalimat kuat untuk posisi ini, di luar yang ada di contoh. Tiru bentuknya dan masukkan angka Anda sendiri.
- Menjual 12 unit ruko dalam 3 bulan peluncuran klaster baru.
- Menghasilkan 400 prospek per bulan dari iklan media sosial dengan biaya per prospek Rp 35.000.
- Mengadakan 10 open house per tahun dengan rata-rata 50 pengunjung.
- Menutup 30% transaksi dari referral pembeli sebelumnya.
- Menegosiasikan harga sewa gudang dengan nilai kontrak Rp 1,8 miliar.
- Mendampingi 3 marketing baru hingga menutup transaksi pertama.
- Menjaga waktu respons prospek rata-rata di bawah 10 menit selama 2 tahun.
- Menjual 5 unit di pameran properti dalam satu minggu.
Keahlian yang perlu dicantumkan
Hard skill
Soft skill
Sertifikasi dan lisensi yang layak dicantumkan
- Sertifikasi Broker Properti BNSP: bukti kompetensi resmi.
- Pelatihan pemasaran digital: penting karena banyak prospek datang dari online.
- Pelatihan KPR dan legalitas properti: membantu mendampingi pembeli.
Panjang dan format
Satu halaman. Pengalaman dengan angka transaksi di atas, lalu pendidikan, sertifikasi, dan keahlian.
Kesalahan umum
- Tidak menyebut jumlah unit dan nilai transaksi.
- Menulis “aktif mencari pembeli” tanpa hasil.
- Mencantumkan data pribadi pembeli.
- Tidak menyebut sumber prospek dan konversinya.
Tanya jawab
Apa yang paling penting di CV agen properti?
Jumlah unit terjual, nilai transaksi, dan peringkat. Lalu cara Anda mendapatkan dan mengonversi prospek.
Perlukah sertifikasi broker?
Tidak selalu wajib, tetapi sertifikasi BNSP menambah kepercayaan, terutama di kantor agen properti.
Bagaimana menulis komisi atau penghasilan?
Tidak perlu di CV. Fokus pada nilai transaksi dan jumlah unit.
Contoh terkait
Semua contoh Sales- Sales executiveSales B2B: target, distributor, dan pelanggan baru.Menengah
- Medical representativeKunjungan dokter, apotek, rumah sakit, dan pertumbuhan penjualan.Menengah
- Customer serviceCall center dan live chat: penyelesaian, CSAT, dan kecepatan.Pemula
- SPG dan pramuniagaTarget penjualan, pengetahuan produk, dan display toko.Pemula